Sunday, July 31, 2022

kata

what i listened to while i read this

bersyukurlah kau memiliki pengagum seorang penggiat seni.

hadirmu adalah luapan ide 

yang berburu ingin ditumpahkan

tak pernah habis untuk diungkapkan


kamu datang

kamu jahat

nakal dan tak tahu diri

logikaku hilang karena aku menjatuhkan hati padamu

kenapa pula kamu lahir dalam rupa seindah itu 


sudahlah

lagipun temu kita kala itu 

hanya akan berujung pada kata




—Selasa - Kamis, 5 April - 7 Juli 2022 pukul 09.46 - 06.23

sejumput prosa dari riuhnya kontemplasi pada catatan layar 

Thursday, July 28, 2022

jeda

what i listened to while i read this

aku tidak tahu harus berkata apa melainkan, “sebentar, ya.” 


tapi aku tahu, kata sebentar ini tidak akan menjadi sama, bukan laiknya yang biasa. sebentar ini barangkali selamanya. 


selamanya aku tak akan pernah selesai dengan naskah cerita kita. 


cerita yang bersama kita rajut dengan menyatukan dua hati yagn rapuh. penuh ragu kulangkahkan kaki maju, bersamamu yang menggenggam tanganku sekaligus hati yang tak hentinya berpacu. pelan tapi pasti, kamu menyembuhkanku dari masa lalu. aku belajar menerima, berbicara, terbuka, setidaknya dengan kamu yang amat sangat kusayang. 


setidaknya pernah begitu.



sekarang hari itu datang.


setiap pertemuan pasti ada perpisahan.


aku tidak berkata kita pernah benar-benar dengan sengaja bertemu. aku tidak berkata kita pernah benar-benar berharap untuk dapat segera bersatu. 



“sebenarnya, kita ini apa?”


untuk benar-benar dapat memberi jawaban yang benar, aku butuh 





jeda. 


sebentar, ya.




—Kamis, 28 Juli 2022 pukul 20.26

Monday, July 4, 2022

abu-abu

what i listened to while i read this

segepok kertas tersaji di depan mata. aku termangu. bukanlah uang yang membahagiakan melainkan kertas laporan akhir bulan yang menyengsarakan. tanganku meraih satu yang terletak di bagian paling atas. aku melihat, “sial. nggak balance.”


punggungku yang sudah tertempel sepasang koyok mulai kuregangkan, dan jari-jari ini lincah menari di atas tuts MacBook. menarilah, lihai cemerlang gerakannya, melahirkan sebuah kepuasan dan harapan akan masa depan.


jam yang bertengger pada dinding kantor di depanku menunjukkan indonesia telah mencapai waktu pukul 11 malam. keningku berkerut di tengah malam yang larut. kacamata pun sudah melorot pada batang hidung ini. kuedarkan pandangan. mataku menyipit sambil mengobservasi ruangan yang rupanya tidak menyisakan seorang jiwa pun. atensiku kembali pada layar di depan diri. setengah jam kemudian aku bangkit dan membawa pulang sisa lelah dan hasil jerih payah untuk besok kupersembahkan pada yang di atas.


koridor kantor yang gelap menyisakan suara sepatu hak tinggiku yang konstan, berjalan lurus menuju lift di sisi gedung. setelah menuruni lantai 6, sekarang aku berada di basement dan mobil merah menyambutku hangat. siap mengantarku menuju rumah. oh salah, tempat singgah. karena sejatinya aku masih merasa tunawisma tanpa keberadaannya di sisiku.


kriek


pintu setinggi 2,5 meter dengan gaya minimalis kudorong pelan usai menempelkan sebuah kartu pada alat pendeteksi kubus di sisi gagang pintu tersebut. lampu-lampu menggeliat, memancarkan sinarnya pada setelan otomatis apartemen. kulepaskan hak tinggi yang menjunjungku gagah, kuletakkan handbag pelan dengan segala rahasianya yang dibungkus rapat dan elegan, juga riasan yang nampak dapat menutupi segala resah dan rapuh. aku kembali pada kekosongan. 


usai membersihkan diri, aku jatuhkan diriku lunglai pada kasur. tak ada yang dapat menggangguku, kecuali,


ting!


“menerima pinjaman online.”


“sialan. aku sudah berharap terlalu tinggi. mana mungkin ia masih bangun, atua setidaknya ingat denganku. seharusnya aku yang mendahului percakapan. semua ini juga karena salahku, kan?”


pandanganku terpaku pada langit-langit putih kamar ini.


“dih, persetanlah. aku tak sudi. aku mau tidur saja.”


aku terlelap usai monolog singkat tersebut.




—Senin, 4 Juli 2022 pukul 19.34

aku adalah peran figuran

what i listened to while i read this panggilan sayang pegangan tangan perhatian rasa aman dan nyaman berbagi es krim kesukaan berteman bisa ...